Jumat, 17 Oktober 2014

KEWIRAUSAHAAN DAVID RAYMOND SIRAIT

Proposal Kewirausahaan                                                                     Medan,    Oktober  2014

                                      

RIMBAWAN CAFE ‘n RESTO



Dosen Penanggungjawab :
Agus Purwoko, S.Hut., M.Si.



Disusun Oleh:
David Raymond Sirait
121201071
HUT 5C










PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2014





BAB I
PENDAHULUAN
1.1.       Latar Belakang
Sekarang ini seiring dengan perkembangan zaman dan adanya kebutuhan akan pangan yang semakin mendesak maka orang sekarang mulai mencari hal unik dan menarik dalam memilih makanan yang murah,  berkulitas dan sehat. Salah satu hal dimana orang sangat tertarik dalam memilih dan membeli makanan yang baik yaitu dilihat dari kebersihan makanan dan rasanya yang nikmat. Khususnya di sekitar lokasi kampus USU atau Universitas Sumatera Utara.
Pada awalnya para mahasiswa dan mahasiswi Universitas Sumatera Utara tidak terlalu mementingkan makanan yang tersaji dengan unik. Hal ini diakibatkan kurangnya minat  usaha menyajikan makanan dengan sesuatu unik sehingga orang sekitar menjadi tertarik untuk mencobanya. Sehingga peluang usaha untuk mengembangkan makanan-makanan yang tersaji secara unik pun dapat dikatakan cukup minim.
 Namun dengan semakin berkembangnya perkembangan zaman para mahasiswa dan mahasiswi Universitas Sumatera Utara mulai memperhatikan bagaimana penyajian makanan dan kualitas dari makanan tersebut. Dimulai seperti minat para mahasiswa atau mahasiswi terhadap makanan yang terlihat bersih dan rapi. Dilihat dari kualitas makanan, cara penyajian makanan, dan jenis makanan yang disajikan tidak monoton seperti biasanya, begitu juga dengan harga yang disesuaikan dengan uang saku mahasiswa/i biasanya.
Berdasarkan fenomena diatas maka sangat cocok dan potensial bila kami mendirikan usaha penyajian makanan utama yang disajikan secara menarik dan dapat meningkatkan selera makan. Dari segi harga yang sesuai dengan kantong nahasiswa/i.
1.2     Visi
-        Memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya.
-        Menjadi salah satu usaha makanan tersukses di seputaran kampus USU, bahkan sampai ke Indonesia.

1.3.    Misi
-     Terus berinovasi dalam menciptakan suasana  makan yang unik dan menarik.
-     Menciptakan ide-ide kreatif sebagai penarik minat para pembeli.
-     Memberikan pelayanan yang baik dan ramah dalam upaya menarik pembeli.
-     Menjual produk dengan harga yang terjangkau tetapi dengan kualitas dari segi rasa dan kebersihan juga sajian yang memukau.

1.4.      Tujuan Usaha
Menjadi salah satu usaha makanan yang sukses di seputaran kampus USU dan kota Medan dengan omset yang sedang hingga tinggi sehingga dapat membuka banyak cabang di seputaran kota Medan dan luarnya dan menampung banyak karyawan.


















BAB II
RINGKASAN BISNIS
2.1       Profil Usaha
Nama Usaha    : Rimbawan Cafe ‘n Resto
Jenis Usaha     : Home Industry
Alamat Usaha : Jalan Dr. Mansyur No.9, Medan Selayang
Telepon           : 083133485034
2.2       Gambaran Awal Usaha
Usaha yang dilakukan ini merupakan usaha saya yang pertama. Dalam tahap awal saya akan meminjam dana dari Bank sebagai tambahan awal modal saya dalam mendirikan usaha ini. Selanjutnya saya akan menyewa tempat sebagai lokasi usaha saya dan membuat surat izin usahanya. Proses pemasaran dimulai dari mulut ke mulut dan melalui media sosial.


















BAB III
 PRODUK
3.1       Gambaran Produk
Produk makanan saya berbeda dari beberapa produksi makanan yang lainnya. Saya mempunyai ide dan inovasi tersendiri dalam menciptakan penyajian yang unik. Saya tidak hanya menjual makanan yang biasa melainkan memberi suasana makan dengan nuansa hutan. Tidak hanya menjual makanan utama, saya juga menjual hidangan penutup seperti pudding, ice cream, dan lain sebagainya. Saya harap dengan ide dan inovasi saya dalam memberikan suasana yang berbeda, dapat menarik para pembeli sehingga dapat meningkatkan omset penjualan saya.
3.2    Gambaran Persaingan
Dalam penjualan makanan, untuk saat ini saya mempunyai beberapa pesaing. Pengaruh pesaing terhadap penjualan produk saya agak sedikit berpengaruh karena pesaing saya sudah terlebih dahulu berjualan makanan yang    biasa saja tanpa ada unsur seni yang menarik dan juga tempat berjualannya yang cukup strategis yaitu di sekitaran kampus USU. Sehingga banyak orang yang melakukan aktifitas disekitar ditempat tersebut sering berkunjung dan membeli sepatu khususnya mahasiswa/i.
3.3    Gambaran Penjualan
Dalam pelaksanaannya nanti, saya akan menjual makanan ditempat yang strategis, yakni di sekitaran kampus USU Jalan Dr. Mansyur No.009 Medan Selayang yang merupakan salah satu tempat yang strategis di Medan. Tentu dalam penjualannya nanti, ada strategi-strategi penjualan yang akan saya pakai dalam menarik calon pembeli. Besar harapan saya agar dalam pelaksanaannya nanti penjualan makanan saya dapat berjalan dengan sukses.





BAB IV
ANALISIS SWOT
4.1.      Strenght (Kekuatan)
1.        Mempunyai ciri khas makanan yang berbeda dengan usaha makanan yang lainnya yaitu suasana yang diberikan seperti berada di dalam hutan.
2.        Memiliki ciri khas tersendiri dalam penyajiannya.
3.        Harganya cukup murah ,terjangkau, enak, dan memiliki banyak varian makanan.

4.2.     Weakness (Kelemahan)
1.      Belum mempunyai cabang.
2.      Kurang modal untuk memulai usaha.
3.      Harga bahan baku tidak stabil.
4.3.     Opportunity (Peluang)
1.      Digemari sebagian besar kaula muda.
2.      Cabang yang semakin banyak membawa konsumen mudah mendatanginya.
3.      Budaya masyarakat yang konsumtif.
4.4.      Threat (Ancaman)
1.    Banyak saingan diluar sana.
2.    Harga bahan baku yang sewaktu-waktu bisa naik dapat menyebabkan kenaikan harga makanan yang mungkin dapat mengurangi pembeli.









BAB V
PERENCANAAN KEUANGAN
Total biaya pembangunan usaha Industri Sepatu Lukis tersebut sebesar  Rp 17.750.000,- dengan rincian sebagai berikut :
1.         Biaya Tetap (Fixed Cost)
-Kontrak toko/bulan                                        Rp    1.000.000,-
-Steleng                                                           Rp    3.000.000,-
-Peralatan dapur                                              Rp   10.000.000,-
-Pajak                                                              Rp    2.500.000,-
-Listrik, air, dll                                                Rp       300.000,-
-Pembuatan banner, stiker daftar harga          Rp         50.000,-
Total                                                               Rp  17.050.000,-

2.         Biaya Variabel (Variable Cost) per Bulan
-Bahan Baku                                       Rp    4.000.000,-
-Peralatan Makan                                Rp    2.000.000,-
-Dekorasi Ruangan                                         Rp       500.000,-
Total                                                   Rp   6.500.000,-

3.      Total Biaya (Total Cost)
TC = TFC + TVC
TC = Rp 17.050.000,- + Rp 6.500.000,-
TC = Rp 23.550.000,-

4.      Pendapatan
Target penjualan makanan per hari adalah 200 porsi. Waktu berjualan Senin-Minggu. Atau dalam sebulan menjual 6000 porsi.
Pendapatan Harian      = Rp 150.000,- x 5         = Rp    7.500.000,-
Pendapatan Bulanan   = Rp 7.500.000,- x 30     = Rp  22.500.000,-


5.      Penghitungan Harga
Harga Pokok/Biaya Variabel                                                       =  Rp 17.050.000,-
Harga per porsi                       = Rp 17.050.000,- / 200               =  Rp 20.000,-
Laba yang diinginkan             = Rp 25.000.- ─ Rp 20.000,-   =  Rp 5.000,-

7.      Analisis Titik Impas (Break-Event Point)
BEP = Biaya Tetap = Rp 10.550.000,- = 325 porsi
            Profit                 Rp 32.500,-
Berarti akan BEP dalam = 325/60 = 5 bulan

8.     Sumber Dana Investasi
Kebutuhan dana dalam pembangunan usaha ini berasal dari dana sendiri dan dana pinjaman dari bank, yaitu:
Modal sendiri  : Rp    8.800.000,00    (50%)
Kredit Bank    : Rp    8.800.000,00    (50%)
Total                 Rp  17.600.000,00 (100%)
















BAB VI
PENUTUP
A.  Antisipasi Masa Depan
Sebagai wirausahawan yang baik, kami tidak akan membiarkan usaha ini berjalan secara mendatar. Kami akan terus mencoba memperbaiki kualitas pekerjaan kami, agar para peminat atau konsumen puas atas pelayanan dan kualitas dari makanan yang kami buat. Karena apabila kualitas makanan kami tidak kami tingkatkan kemungkinan besar usaha ini tidak akan maju dan terancam bangkrut.
B. Kesimpulan

Menurut kami usaha ini dapat berkembang dan akan mencapai keberhasilan. Kami sangat yakin bahwa usaha ini akan maju dan terus berkembang karena dilakukan oleh orang–orang yang mempunyai kualitas dalam menjalankan setiap pekerjaan. Kami sadar bahwa usaha ini tak akan langsung berkembang pesat tapi kami akan terus berjuang untuk terus menjalankan dan mengembangkan usaha ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar