BUSINESS PLAN
|
PT.
Culiki jadi Tengguli
|
“Keong
rebus sambal ekstra”
disusun oleh:
[ Jan Heri S Damanik
/ 121201065 ]
Direktur utama
[Alamat
di jalan Besar no. 42 saran padang]
[No.
hp : 081263113489]
[ WWW. Kai Pe LA Tellap.com , E-mail :
znherys@yahoo.com]
DAFTAR HALAMAN
1. RINGKASAN EKSEKUTIF
Pemilik
perusahaan =
Jan Heri Setiawan Damanik
Tanggal berdiri = 20 januari
1994
Jenis komoditi
yang diproduksi = Keong rebus
Nilai penjualan
per bulan =
Rp.90.000.000,00
Nilai kekayaan
perusahaan terakhir = Rp.20.000.000,00
Prospek
pengembangan usaha = Dengan
memanfaatkan fasilitas dan media yang tersedia
untuk memberikan laba bagi kegiatan usaha dan menjamin keberlanjutannya
Rencana pengembangan usaha = Perbanyakan cabang usaha, peningkatan fasilitas,
peningkatan produk, dan memberikan jaminan serta kenyamanan konsumen.
Proyeksi/nilai
target penjualan =
Rp.200.000.000,00
Kebutuhan dan
sumber dana =
Rp.50.000.000,00
Rencana penggunaan dana = untuk meningkatkan fasilitas produksi, peningkatan
produk, serta sebagai modal pengembangan usaha
Jangka waktu
pengembalian = tiga bulan
setelah tanggal pinjam.
2. LATAR BELAKANG PERUSAHAAN
2.1 DATA PERUSAHAAN
|
1.
Nama Perusahaan
|
PT.Culiki Jadi Tengguli
|
|
2.
Bidang Usaha
|
Keong rebus sambal ekstra
|
|
3.
Jenis Produk / Jasa
|
Keong rebus
|
|
4.
Alamat Perusahaan
|
Jalan Besar no. 42 Saran padang
|
|
5.
Nomor Telepon
|
081263113489
|
|
6.
Nomor Fax
|
(061)3113489
|
|
7.
Alamat E-mail
|
znherys@yahoo.com
|
|
8.
Situs Web
|
www. Kai Pe LA Tellap.com
|
|
9.
Bank Perusahaan
|
Bank Mandiri
|
|
10.
Bentuk Badan Hukum
|
|
|
11.
Nomor Akte Pendirian
|
898716988
|
|
12.
N P W P
|
1199898832
|
|
13.
Mulai Berdiri
|
20 Januari 1994
|
2.2 BIODATA PEMILIK / PENGURUS
|
1.
Nama
|
Jan Heri S Damanik
|
|
2.
Jabatan
|
Direktur utama
|
|
3.
Tempat dan Tanggal Lahir
|
Saran padang ,20 januari 1994
|
|
4.
Alamat Rumah
|
Jalan Besar no. 80 Saran padang
|
|
5.
Nomor Telepon
|
081263113489
|
|
6.
Nomor Fax
|
(061)3113489
|
|
7.
Alamat E-mail
|
znherys@yahoo.com
|
|
8.
Pendidikan Terakhir
|
SMA sederajat
|
|
9.
Pengalaman Kerja
|
Pedagang, wirausaha dan,
administrator
|
2.3 STRUKTUR ORGANISASI
|
|
|
|
2.4 SUSUNAN PEMILIK / PEMEGANG SAHAM
|
NAMA
|
Jumlah Saham
|
Nilai Saham
|
Persentase
|
|
kevin dutch
|
20
|
20,000,000
|
27,5%
|
|
rio mario
|
15
|
17,500,000
|
24,1%
|
|
leo aprilyo
|
30
|
35,000,000
|
48,3%
|
|
T O T A L
|
65
|
72,500,000
|
100%
|
3. ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN
3.1 PRODUK / JASA YANG DIHASILKAN
Produk yang dihasilkan berupa lauk yang bahan bakunya keong sawah dengan kandungan gizi yang tinggi, sehat, lezat, nikmat dan berbeda dengan kerang rebus.
3.2 GAMBARAN PASAR
DATA NILAI PENJUALAN (3 – 5 TAHUN TERAKHIR)
|
Usaha “keong
rebus sambal ekstra” perlahan meningkat seiring bertambahnya pelanggan yang
menikmati hidangan kuliner ini yang disajikan di tempat dagang ,dengan
demikian akan menjamin keberlanjutan usaha ini.
|
KEGIATAN PEMASARAN DAN PROMOSI YANG SUDAH DILAKUKAN
|
PERSONAL
SELLING
Kegiatan pemasaran dengan tipe ini
memberikan sedikit andil bagi usaha dagang keong rebus di daerah
setempat,namun untuk diluar daerah masih sulit karena pada tahapan ini banyak
pelanggan yang belum percaya dan belum mengenal produk ini.
|
|
PAMERAN
Mengikuti kegiatan pameran kuliner
daerah-daerah juga membantu mengenalkan produk kuliner dengan cara pengenalan
produk di saat pameran kuliner,sehingga menambah pelanggan atau konsumen.
|
|
BROSUR
Percetakan
juga digunakan dalam hal pemasran produk ini. Dengan memanfaatkan cara percetakan misalnya brosur-brosur di
selebaran lalu diedarkan ke masyarakat.
|
|
ADVERTISING
/ IKLAN
Media
social,internet online , media elektronok lainyya memberikan fasilitas
periklanan. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengiklankan produk,ataupun
promosi produk.
|
3.3 TARGET ATAU SEGMEN PASAR YANG DITUJU
Target pasar yang berusaha dituju adalah daerah-daerah dengan padat penduduk, sekitaran areal penduduk yang dekat dengan lokasi untuk menghindari rasa lapar.
3.4 TREND PERKEMBANGAN PASAR
|
PERKIRAAN JUMLAH DAN NILAI RATA-RATA PERMINTAAN
PRODUK PER TAHUN
|
7,2 ton keong rebus terjual
|
3.5 PROYEKSI PENJUALAN
|
Perkiraan
perharinya dapat menjual 20 kg keong rebus yang siap saji,maka selama sebulan
jika setiap hari beroperasi adalah sebanyak 600 kg keong rebus siap saji dan
untuk setahun dapat mencapai 7,2 ton keong rebus terjual ke konsumen.
|
3.6 STRATEGI PEMASARAN
|
PENGEMBANGAN
PRODUK
Dengan memulai dari usaha kecil sampai
menengah,lalu jika berjalan lancar dan terjamin maka akan dikembangkan ke
usaha besar. Tentunya dengan kualitas dan fasilitas yang akan diberikan
diusahakan semaksimal mungkin, dan harga yang terjangkau.
|
|
PENGEMBANGAN
WILAYAH PEMASARAN
Jika telah berkembang maka dilakukan
pengembangan wilayah pemasaran dengan pemilihan lokasi yang strategis, ramai
pengunjung, banyak peminat dengan produk yang diberikan. Lalu pembukaan
cabang-cabang usaha di berbagai daerah.
|
|
KEGIATAN
PROMOSI
Untuk kegiatan promosi akan
dimaksimalkan lagi terutama jika tela membuka cabang usaha di daerah lain.
Contohnya berupa iklan,brosur,pemberian diskon,peningkatan fasilitas dan lain
sebagainya.
|
|
STRATEGI
PENETAPAN HARGA
Harga
yang akan ditetapkan dengan memperhatikan aspek ekonomi masyarakat sekitar
sebagia konsumen kita. Lalu ditetapkan dengan sedikit lebih rendah dari pesaing
kita agar dapat menarik perhatian konsumen di awalnya. Walaupun dengan
keuntungan yang lebih sedikit ,namun memberikan jaminan usaha kita.
|
3.7 ANALISIS PESAING
|
PESAING
|
KEUNGGULAN
|
KELEMAHAN
|
|
Usaha kerang
rebus
|
1.
Kerang lebih dikenal akrab oleh konsumen
2.
Pengolahan lebih mudah
|
1.
Stok bahan baku sulit didapatkan dan harga fluktuatif
dan tinggi
2.
Kerang memiliki musim panen tinggi tertentu
|
3.8 SALURAN DISTRIBUSI
WILAYAH PEMASARAN DAN JALUR DISTRIBUSI SAAT INI
|
1. Wilayah Pemasaran
|
Lokal........................ 45. %
Regional................... 35. %
Nasional................... 20. %
Ekspor........................ 0. %
|
|
2. Jalur Distribusi
|
Individu
Industri
|
Distributor
Retailer
|
|
3. Alamat Gudang/Pabrik
|
Jalan
Besar no 42 Saran padang
|
WILAYAH PEMASARAN DAN JALUR DISTRIBUSI YANG DIRENCANAKAN
|
1. Wilayah Pemasaran
|
Lokal........................ 45. %
Regional................... 35. %
Nasional................... 10. %
Ekspor...................... 10. %
|
|
2. Jalur Distribusi
|
Individu
Industri
|
Distributor
Retailer
|
|
3. Rencana Lokasi Gudang / Pabrik Produksi
|
1.
Jln
sijabat no 33 Sippan
2.
Jln
merdeka no 85 Batunanggar
3.
Jln
jamin ginting no 100 Padang bulan
|
4. ANALISIS OPERASI
4.1 PROSES PRODUKSI
|
PROSES PRODUKSI
|
BAHAN BAKU
|
TEKNOLOGI
|
MESIN/ALAT PRODUKSI
|
|
Perebusan
|
·
Keong sawah
|
Sederhana
|
·
Penanak nasi
|
|
Memasak
|
·
Bumbu + keong
|
Sederhana
|
·
Kuali + kompor
|
SKEMA
PROSES PRODUKSI
KEUNGGULAN PROSES YANG DIMILIKI
|
NO
|
Nama Barang
|
Kapasitas Saat
Ini
|
Rencana
Peningkatan Kapasitas
|
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
|
Keong sawah
Alat memasak
Meja makan
Kursi
Piring
Mangkuk
Cangkir
Tupperware
|
600 kg tiap bulan
3 unit
20 unit
80 unit
150 unit
350 unit
200 unit
30 unit
|
1 ton tiap bulan
5 unit
50 unit
200 unit
300 unit
700 unit
450 unit
60 unit
|
|
|
|
|
|
4.2 BAHAN BAKU DAN PENGGUNAANNYA
BAHAN BAKU |
KEBUTUHAN
RATA-RATA PER BULAN
|
Harga Bahan baku/kg
|
SUMBER
|
|
Keong
sawah
|
600
kg
|
100000
|
Petani
sawah
|
|
Bumbu
|
350
kg
|
20000
|
Pedagang
|
|
Sayuran
|
400
kg
|
15000
|
pedagang
|
BAHAN PENOLONG |
KEBUTUHAN
RATA-RATA PER BULAN
|
Harga Bahan baku/unit
|
SUMBER
|
|
Minyak
goreng
|
10
kg
|
15000
|
pedagang
|
|
Minyak
tanah
|
100
liter
|
7000
|
pedagang
|
|
|
|
|
|
4.3 KAPASITAS PRODUKSI
FASILITAS DAN MESIN PRODUKSI YANG DIMILIKI

*) tanah, bangunan, mesin dan
peralatan produksi
|
KAPASITAS PRODUKSI RATA-RATA PER BULAN
|
Sebanyak 600 kg keong rebus terjual kepada
konsumen
|
4.4 RENCANA PENGEMBANGAN PRODUKSI
STRATEGI DAN TAHAP-TAHAP RENCANA PENGEMBANGAN PRODUKSI
|
1.
Dengan
membuat iklan,ataupun mengenalkan produk kepada publik dengan memanfaatkan
media cetak ataupun media elektronik.
|
RENCANA PENAMBAHAN FASILITAS DAN MESIN PRODUKSI

*) tanah, bangunan, mesin dan peralatan
produksi
|
TARGET KAPASITAS PRODUKSI RATA-RATA PER BULAN *)
|
Target penjualan produk setelah memperbanyak
alat produksi dan fasilitas diharapkan mencapai tingkat penjualan sebanyak 1
ton atau lebih keong rebus terjual kepada konsumen.
|
*) setelah penambahan
fasilitas dan mesin produksi
4.5 VOLUME PENJUALAN SAAT INI
VOLUME PENJUALAN SAAT INI

4.4 RENCANA PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN
RENCANA PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN
STRATEGI DAN TAHAP-TAHAP RENCANA PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN
5. ANALISIS SUMBERDAYA MANUSIA (SDM)
5.1 ANALISIS KOMPETENSI SDM

KEUNGGULAN DAN KOMPETENSI SDM LAIN-LAIN
|
1.
Terampil
2.
Berpengalaman
3.
Pekerja tetap
|
5.2 ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM
JABATAN |
Tingkat Pendidikan
|
Pengalaman (tahun)
|
Keterampilan Khusus
|
|
manager
|
Sarjan/D3/D4
|
2
|
Manajemen
terampil
|
|
administrator
|
D3/D4
|
3
|
Mahir
matematika,teliti
|
|
sales
|
Minimal
SMA/sederajat
|
15
|
Terampil,fasih
berbicara,dan berbahasa,sopan
|
|
pekerjs
|
Minimal
SMA/sederajat
|
15
|
Spoan,rapi,rajin
|
5.3 RENCANA KEBUTUHAN PENGEMBANGAN SDM
JABATAN |
Jumlah Kebutuhan
|
Tenaga yang Tersedia
|
Tenaga yang Harus Direkrut
|
|
manager
|
2
|
|
2
|
|
administrator
|
5
|
2
|
3
|
|
sales
|
25
|
10
|
15
|
|
pekerja
|
40
|
20
|
20
|
6. RENCANA PENGEMBANGAN USAHA
6.1 RENCANA PENGEMBANGAN USAHA
|
STRATEGI
PEMASARAN
Memulai dari
usaha kecil sampai menengah,lalu jika berjalan lancar dan terjamin maka akan dikembangkan
ke usaha besar. Tentunya dengan kualitas dan fasilitas yang akan diberikan
diusahakan semaksimal mungkin, dan harga yang terjangkau. Jika telah
berkembang maka dilakukan pengembangan wilayah pemasaran dengan pemilihan
lokasi yang strategis, ramai pengunjung, banyak peminat dengan produk yang
diberikan. Lalu pembukaan cabang-cabang usaha di berbagai daerah. Untuk
kegiatan promosi akan dimaksimalkan lagi terutama jika tela membuka cabang
usaha di daerah lain. Contohnya berupa iklan,brosur,pemberian
diskon,peningkatan fasilitas dan lain sebagainya.. Harga yang akan ditetapkan
dengan memperhatikan aspek ekonomi masyarakat sekitar sebagia konsumen kita.
Lalu ditetapkan dengan sedikit lebih rendah dari pesaing kita agar dapat
menarik perhatian konsumen di awalnya. Walaupun dengan keuntungan yang lebih
sedikit ,namun memberikan jaminan usaha kita.
|
|
STRATEGI
PRODUKSI
Dengan memulai dari usaha kecil sampai
menengah,lalu jika berjalan lancar dan terjamin maka akan dikembangkan ke
usaha besar. Tentunya dengan kualitas dan fasilitas yang akan diberikan
diusahakan semaksimal mungkin, dan harga yang terjangkau dan penggunaan
teknologi alat produksi secara baik dan maksimal.
|
|
STRATEGI
ORGANISASI DAN SDM
Untuk kegiatan organisasi diusahakan
membuat tatanan kegiatan yang memberikan hasil maksimal,efektif dan efisien
serta menjaga kenyamanan organisasi terutama pelanggan atau konsumen serta
manajemen struktur yang baik antar pekerja ataupun semua pelaku produksi.
|
|
STRATEGI
KEUANGAN
Penyusunan strategi keuangan harus
dilakukan dengan baik agar menjamin kelangsungan kegiatan produksi seperti
membuat pembukuan yang jelas,aliran dana pengeluaran dan pemasukan yang jelas
terperinci dan pembagian yang baik serta penyimpanan keuntungan untuk
pengembangan usaha ataupun antisipasi masalah keuangan berikutnya.
|
6.2 TAHAP-TAHAP PENGEMBANGAN USAHA
KEGIATAN |
bulan ke -
|
|||||||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
8
|
9
|
10
|
11
|
12
|
|
|
Pembukaan
usaha
|
v
|
v
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Promosi
dan pengembangan usaha
|
|
|
v
|
v
|
v
|
v
|
v
|
v
|
|
|
|
|
|
Pembentukan
cabang usaha
|
|
|
|
|
|
|
|
|
v
|
v
|
v
|
v
|
7. ANALISIS KEUANGAN
7.1 LAPORAN KEUANGAN
|
LAPORAN
ARUS KAS
|
||||
|
[PT.Culiki
Jadi Tengguli]
|
||||
|
TAHUN
2013
|
||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Bulan I
|
Bulan II
|
Bulan
III
|
|
A.
|
PENERIMAAN
|
|
|
|
|
|
Penerimaan Penjualan
|
198.000.000
|
200.000.000
|
208.000.000
|
|
|
Penerimaan Pinjaman
|
0
|
0
|
0
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Sub
Total Penerimaan
|
198.000.000
|
200.000.000
|
208.000.000
|
|
B.
|
PENGELUARAN
|
|
|
|
|
|
Pembelian Asset (Investasi)
|
33.000.000
|
33.450.000
|
33.700.000
|
|
|
Pembelian Bahan Baku
|
73.000.000
|
73.000.000
|
73.200.00
|
|
|
Pembelian Bahan Pembantu
|
850.000
|
900.000
|
950.000
|
|
|
Upah Buruh Produksi
|
64.000.000
|
64.000.000
|
64.000.000
|
|
|
Transport (Pengiriman Produk)
|
0
|
0
|
0
|
|
|
Biaya Produksi Lain-Lain
|
0
|
0
|
0
|
|
|
Gaji Pimpinan
|
0
|
0
|
0
|
|
|
Gaji Staf Administrasi dan Umum
|
0
|
0
|
0
|
|
|
Biaya Pemeliharaan
|
500.000
|
500.000
|
500.000
|
|
|
Biaya Pemasaran
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
|
|
Alat Tulis Kantor
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
|
|
Listrik, Air, Telepon
|
300.000
|
300.000
|
400.000
|
|
|
Biaya Administrasi Lain-Lain
|
0
|
0
|
0
|
|
|
Angsuran Pokok
|
10.000.000
|
10.000.000
|
10.000.000
|
|
|
Biaya Bunga
|
300.000
|
300.000
|
300.000
|
|
|
Biaya Pajak
|
0
|
0
|
0
|
|
|
Sub
Total Pengeluaran
|
149.150.000
|
149.200.000
|
149.550.000
|
|
C.
|
SELISIH KAS
|
48.850.000
|
50.800.000
|
58.450.000
|
|
D.
|
SALDO KAS AWAL
|
0
|
0
|
0
|
|
E.
|
SALDO KAS AKHIR
|
48.850.000
|
50.800.000
|
58.450.000
|
1) sesuai dengan Bab 4.4 Rencana Pengembangan Produksi lihat tabel
Rencana Penambahan Fasilitas dan Mesin Produksi
7.3 RENCANA ARUS KAS (CASH – FLOW)
|
RENCANA
ARUS KAS (dalam ribuan rupiah)
|
|||||||||||||
|
[Nama
Perusahaan]
|
|||||||||||||
|
UNTUK
TAHUN 2013
|
|||||||||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Bln I
|
Bln II
|
Mei-13
|
Jun-13
|
Jul-13
|
Agust-13
|
Sep-13
|
Okt-13
|
Nop-13
|
Des-13
|
Jan-14
|
Feb-14
|
|
A.
|
PENERIMAAN
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Penerimaan Penjualan
|
198.000.000
|
200.000.000
|
200.500.000
|
199.800.000
|
200.000.000
|
201.000.000
|
201.500.000
|
202.000.000
|
202.000.000
|
202.500.000
|
202.800.000
|
203.000.000
|
|
|
Penerimaan Pinjaman
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
|
|
Sub
Total Penerimaan
|
198.000.000
|
200.000.000
|
200.500.000
|
199.800.000
|
200.000.000
|
201.000.000
|
201.500.000
|
202.000.000
|
202.000.000
|
202.500.000
|
202.800.000
|
203.000.000
|
|
B.
|
PENGELUARAN
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Pembelian Asset (Investasi)
|
33.000.000
|
34.000.000
|
34.000.000
|
33.000.000
|
34.000.000
|
34.500.000
|
35.000.000
|
36.000.000
|
36.000.000
|
36.000.000
|
37.000.000
|
38.000.000
|
|
|
Pembelian Bahan Baku
|
73.000.000
|
73.500.000
|
73.500.000
|
73.000.0000
|
73.500.0000
|
74.000.000
|
74.500.000
|
75.000.000
|
75.000.000
|
75.000.000
|
76.000.000
|
76.500.000
|
|
|
Pembelian Bahan Pembantu
|
850.000
|
900.000
|
900.000
|
850.000
|
900.000
|
950.000
|
1.000.000
|
1.100.000
|
1.150.000
|
1.200.000
|
1.300.000
|
1.350.000
|
|
|
Upah Buruh Produksi
|
64.000.000
|
64.000.000
|
64.000.000
|
64.000.000
|
64.000.000
|
64.000.000
|
64.000.000
|
64.000.000
|
64.000.000
|
64.000.000
|
64.000.000
|
64.000.000
|
|
|
Transport (Pengiriman Produk)
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
|
|
Biaya Produksi Lain-Lain
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
|
|
Gaji Pimpinan
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
|
|
Gaji Staf Administrasi dan Umum
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
|
|
Biaya Pemeliharaan
|
500.000
|
500.000
|
500.000
|
500.000
|
500.000
|
500.000
|
500.000
|
500.000
|
500.000
|
500.000
|
500.000
|
500.000
|
|
|
Biaya Pemasaran
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
|
|
Alat Tulis Kantor
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
100.000
|
|
|
Listrik, Air, Telepon
|
300.000
|
300.000
|
300.000
|
300.000
|
300.000
|
300.00
|
400.000
|
400.000
|
350.00
|
400.000
|
350.000
|
400.000
|
|
|
Biaya Administrasi Lain-Lain
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
|
|
Angsuran Pokok
|
10.000.000
|
10.000.000
|
10.000.000
|
10.000.000
|
10.000.000
|
10.000.000
|
10.000.000
|
10.000.000
|
0
|
0
|
0
|
0
|
|
|
Biaya Bunga
|
300.000
|
300.000
|
300.000
|
300.000
|
300.000
|
300.000
|
300.000
|
300.000
|
0
|
0
|
0
|
0
|
|
|
Biaya Pajak
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
|
|
Sub
Total Pengeluaran
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
|
C.
|
SELISIH KAS (A-B)
|
15.850.000
|
16.300.000
|
16.300.000
|
17.650.000
|
16.300.000
|
15.600.0000
|
15.600.000
|
14.500.000
|
24.800.000
|
25.200.000
|
23.450.000
|
22.050.000
|
|
D.
|
SALDO KAS AWAL
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
|
E.
|
SALDO KAS AKHIR (C+D)
|
15.850.000
|
16.300.00
|
16.300.000
|
17.650.000
|
16.300.000
|
15.600.000
|
15.600.000
|
14.500.000
|
24.800.000
|
25.200.000
|
23.450.000
|
22.050.000
|
8. RENCANA KEBUTUHAN USAHA
8.1 RENCANA KEBUTUHAN PINJAMAN
|
TOTAL NILAI KEBUTUHAN PINJAMAN / MODAL *)
|
Rp.100.000.000,00
|
*) sesuai dengan PENERIMAAN PINJAMAN pada tabel RENCANA ARUS KAS untuk
tahun pertama Bab 8.3 Rencana Arus Kas (Cash – Flow)
|
TOTAL NILAI KEBUTUHAN MODAL INVESTASI *)
|
Rp.74.250.000,00
|
*) sesuai dengan Bab 8.2 Rencana Kebutuhan Investasi
|
TOTAL NILAI KEBUTUHAN MODAL KERJA *)
|
Rp.25.750.000,00
|
*) total nilai kebutuhan pinjaman / modal dikurangi total nilai
kebutuhan modal investasi
8.2 RENCANA PENGEMBALIAN DANA PINJAMAN
|
JANGKA
WAKTU PENGEMBALIAN *)
|
Empat bulan setelah tanggal
pinjam
|
*) sesuai dengan masa berakhirnya pembayaran
angsuran pokok pada tabel RENCANA ARUS KAS Bab 8.3 Rencana Arus Kas (Cash –
Flow)
|
MASA
TENGGANG PEMBAYARAN *)
|
Empat
bulan setelah tanggal pinjam
|
*) sesuai dengan masa tenggang pembayaran angsuran
pokok pada tabel RENCANA ARUS KAS Bab 8.3 Rencana Arus Kas (Cash – Flow)
8.3 AGUNAN YANG DIMILIKI
|
1.
Jenis Agunan
|
|
|
2.
Spesifikasi dan Keterangan Lain-Lain
|
|
|
3.
Aspek Legalitas
|
|
|
4.
Nilai Agunan
|
|
9. ANALISIS DAMPAK DAN RESIKO USAHA
9.1 DAMPAK TERHADAP MASYARAKAT SEKITAR
|
Dampak yang
timbul dengan adanya kegiatan usaha ini di sekitar aalah salah satunya
saingan usaha bagi pengusaha lainnya,namun selain itu memberikan penghasilan
tambahan bagi petani sawah karena keong yang selama ini ada disawahnya
sekarang bernilai ekonomis dimana dapat dijadikan sebagai bahan baku usaha
keong rebus ini.
|
9.2 DAMPAK TERHADAP LINGKUNGAN
|
Adapun hal yang perlu
diperhatikan dalam usaha ini adalah penanggulangan limbah produk. Oleh karena
itu ppperrrlu dilakukan kegiatan seperti
-
Mengumpulkan cangkang keong di dalam karung
dan ditumpuk di satu tempat
-
Kemudian akan dihaluskan atau diremukkan agar
mudah terurai
-
Setelah itu,maka limbah tersebut ditimbum di
dalam tanah agar terurai menjadi kompos organic
-
Atau dapat digunakan sebagai bahan kerajinan
tangan
|
9.3 ANALISIS RESIKO USAHA
|
Beberapa ancaman atau resiko
usaha yang dihadapi yaitu
-
Adanya saingan usaha
-
Kerugian usaha
-
Tempo yang lama untuk mencapai target
pembayaran dengan tingkat keuntungan yang rendah
-
Target tidak tercapai
|
9.4 ANTISIPASI RESIKO USAHA
|
Strategi untuk mengantisipasi
resikousaha yaitu
-
Memaksimalkan kegiatan usaha
-
Selalu memberikan yang terbaik
-
Menjaga kenyamanan konsumen
-
Menjamin kualitas produk
-
Memberikan diskon atau kegiatan lainnya untuk
menarik konsumen
-
Manajemen yang baik,jelas dn terjamin
-
Membuat jaminan usaha dengan membuat
perlindungan hukum usaha
|
LAMPIRAN

Tidak ada komentar:
Posting Komentar