Kamis, 09 Oktober 2014

jan heri setiawan damanik 121201065



BUSINESS PLAN

PT. Culiki jadi Tengguli

“Keong rebus sambal ekstra”












disusun oleh:
[ Jan Heri S Damanik  / 121201065 ]
Direktur utama












[Alamat di jalan Besar no. 42 saran padang]
[No. hp : 081263113489]
[ WWW. Kai Pe LA Tellap.com , E-mail : znherys@yahoo.com]


DAFTAR HALAMAN



1.         RINGKASAN EKSEKUTIF

Pemilik perusahaan                             = Jan Heri Setiawan Damanik
Tanggal berdiri                                    = 20 januari 1994
Jenis komoditi yang diproduksi          = Keong rebus
Nilai penjualan per bulan                    = Rp.90.000.000,00
Nilai kekayaan perusahaan terakhir    = Rp.20.000.000,00
   Prospek pengembangan usaha           = Dengan memanfaatkan fasilitas dan media yang tersedia   untuk memberikan laba bagi kegiatan usaha dan menjamin keberlanjutannya
Rencana pengembangan usaha           = Perbanyakan cabang usaha, peningkatan fasilitas, peningkatan produk, dan memberikan jaminan serta kenyamanan konsumen.
Proyeksi/nilai target penjualan           = Rp.200.000.000,00
Kebutuhan dan sumber dana              = Rp.50.000.000,00
Rencana penggunaan dana               = untuk meningkatkan fasilitas produksi, peningkatan produk, serta sebagai modal pengembangan usaha
Jangka waktu pengembalian               = tiga bulan setelah tanggal pinjam.


2.         LATAR BELAKANG PERUSAHAAN

2.1       DATA PERUSAHAAN

1.         Nama Perusahaan
PT.Culiki Jadi Tengguli

2.         Bidang Usaha
Keong rebus sambal ekstra

3.         Jenis Produk / Jasa
Keong rebus

4.         Alamat Perusahaan
Jalan Besar no. 42 Saran padang

5.         Nomor Telepon
081263113489

6.         Nomor Fax
(061)3113489

7.         Alamat E-mail
znherys@yahoo.com

8.         Situs Web
www. Kai Pe LA Tellap.com

9.         Bank Perusahaan
Bank Mandiri

10.     Bentuk Badan Hukum


11.     Nomor Akte Pendirian
898716988

12.     N P W P
1199898832

13.     Mulai Berdiri
20 Januari 1994

2.2       BIODATA PEMILIK / PENGURUS

1.         Nama
Jan Heri S Damanik

2.         Jabatan
Direktur utama

3.         Tempat dan Tanggal Lahir
Saran padang ,20 januari 1994

4.         Alamat Rumah
Jalan Besar no. 80 Saran padang

5.         Nomor Telepon
081263113489

6.         Nomor Fax
(061)3113489

7.         Alamat E-mail
znherys@yahoo.com

8.         Pendidikan Terakhir
SMA sederajat

9.         Pengalaman Kerja
Pedagang, wirausaha dan, administrator

2.3       STRUKTUR ORGANISASI

Rimelva kristin
  ( supervisor )
 
Boy pranata
   ( manager )
 
Dana  fransiskus
   ( supervisor )
 
Jan heri s damanik
  (Direktur utama)
 


2.4       SUSUNAN PEMILIK / PEMEGANG SAHAM

NAMA
Jumlah Saham
Nilai Saham
Persentase
kevin dutch
20
20,000,000
27,5%
rio mario
15
17,500,000
24,1%
leo aprilyo
30
35,000,000
48,3%
T O T A L
65
72,500,000
100%







3.         ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN

3.1       PRODUK / JASA YANG DIHASILKAN


            Produk yang dihasilkan berupa lauk yang bahan bakunya keong sawah dengan kandungan gizi yang tinggi, sehat, lezat, nikmat dan berbeda dengan kerang rebus.


3.2       GAMBARAN PASAR



 

DATA NILAI PENJUALAN (3 – 5 TAHUN TERAKHIR)


Usaha “keong rebus sambal ekstra” perlahan meningkat seiring bertambahnya pelanggan yang menikmati hidangan kuliner ini yang disajikan di tempat dagang ,dengan demikian akan menjamin keberlanjutan usaha ini.

KEGIATAN PEMASARAN DAN PROMOSI YANG SUDAH DILAKUKAN

    PERSONAL SELLING
Kegiatan pemasaran dengan tipe ini memberikan sedikit andil bagi usaha dagang keong rebus di daerah setempat,namun untuk diluar daerah masih sulit karena pada tahapan ini banyak pelanggan yang belum percaya dan belum mengenal produk ini.

    PAMERAN
Mengikuti kegiatan pameran kuliner daerah-daerah juga membantu mengenalkan produk kuliner dengan cara pengenalan produk di saat pameran kuliner,sehingga menambah pelanggan atau konsumen.

    BROSUR
Percetakan juga digunakan dalam hal pemasran produk ini. Dengan memanfaatkan  cara percetakan misalnya brosur-brosur di selebaran lalu diedarkan ke masyarakat.

    ADVERTISING / IKLAN
Media social,internet online , media elektronok lainyya memberikan fasilitas periklanan. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengiklankan produk,ataupun promosi produk.

3.3       TARGET ATAU SEGMEN PASAR YANG DITUJU

            Target pasar yang berusaha dituju adalah daerah-daerah dengan padat penduduk, sekitaran areal penduduk yang dekat dengan lokasi untuk menghindari rasa lapar.


3.4       TREND PERKEMBANGAN PASAR

PERKIRAAN JUMLAH DAN NILAI RATA-RATA PERMINTAAN PRODUK PER TAHUN
7,2 ton keong rebus terjual

3.5       PROYEKSI PENJUALAN


Perkiraan perharinya dapat menjual 20 kg keong rebus yang siap saji,maka selama sebulan jika setiap hari beroperasi adalah sebanyak 600 kg keong rebus siap saji dan untuk setahun dapat mencapai 7,2 ton keong rebus terjual ke konsumen.

3.6       STRATEGI PEMASARAN

    PENGEMBANGAN PRODUK
Dengan memulai dari usaha kecil sampai menengah,lalu jika berjalan lancar dan terjamin maka akan dikembangkan ke usaha besar. Tentunya dengan kualitas dan fasilitas yang akan diberikan diusahakan semaksimal mungkin, dan harga yang terjangkau.

    PENGEMBANGAN WILAYAH PEMASARAN
 Jika telah berkembang maka dilakukan pengembangan wilayah pemasaran dengan pemilihan lokasi yang strategis, ramai pengunjung, banyak peminat dengan produk yang diberikan. Lalu pembukaan cabang-cabang usaha di berbagai daerah.

    KEGIATAN PROMOSI
Untuk kegiatan promosi akan dimaksimalkan lagi terutama jika tela membuka cabang usaha di daerah lain. Contohnya berupa iklan,brosur,pemberian diskon,peningkatan fasilitas dan lain sebagainya.

    STRATEGI PENETAPAN HARGA
Harga yang akan ditetapkan dengan memperhatikan aspek ekonomi masyarakat sekitar sebagia konsumen kita. Lalu ditetapkan dengan sedikit lebih rendah dari pesaing kita agar dapat menarik perhatian konsumen di awalnya. Walaupun dengan keuntungan yang lebih sedikit ,namun memberikan jaminan usaha kita.

3.7       ANALISIS PESAING

PESAING
KEUNGGULAN
KELEMAHAN
Usaha kerang rebus
1.         Kerang lebih dikenal akrab oleh konsumen
2.         Pengolahan lebih mudah
1.         Stok bahan baku sulit didapatkan dan harga fluktuatif dan tinggi
2.         Kerang memiliki musim panen tinggi tertentu

3.8       SALURAN DISTRIBUSI

WILAYAH PEMASARAN DAN JALUR DISTRIBUSI SAAT INI

1.     Wilayah Pemasaran
    Lokal........................ 45. %
    Regional................... 35. %
    Nasional................... 20. %
    Ekspor........................ 0. %

2.     Jalur Distribusi
    Individu
    Industri

    Distributor
    Retailer


3.     Alamat Gudang/Pabrik
Jalan Besar no 42 Saran padang

WILAYAH PEMASARAN DAN JALUR DISTRIBUSI YANG DIRENCANAKAN

1.     Wilayah Pemasaran
    Lokal........................ 45. %
    Regional................... 35. %
    Nasional................... 10. %
    Ekspor...................... 10. %

2.     Jalur Distribusi
    Individu
    Industri

    Distributor
    Retailer


3.     Rencana Lokasi Gudang / Pabrik Produksi
1.         Jln sijabat no 33 Sippan
2.         Jln merdeka no 85 Batunanggar
3.         Jln jamin ginting no 100 Padang bulan



4.         ANALISIS OPERASI

4.1       PROSES PRODUKSI

PROSES PRODUKSI
BAHAN BAKU
TEKNOLOGI
MESIN/ALAT PRODUKSI
Perebusan
·         Keong sawah
Sederhana
·         Penanak nasi
Memasak
·         Bumbu + keong
Sederhana
·         Kuali + kompor


SKEMA PROSES PRODUKSI



KEUNGGULAN PROSES YANG DIMILIKI


NO
Nama Barang
Kapasitas Saat Ini
Rencana Peningkatan Kapasitas
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Keong sawah
Alat memasak
Meja makan
Kursi
Piring
Mangkuk
Cangkir
Tupperware

600 kg tiap bulan
3 unit
20 unit
80 unit
150 unit
350 unit
200 unit
30 unit
1 ton tiap bulan
5 unit
50 unit
200 unit
300 unit
700 unit
450 unit
60 unit


  


4.2              BAHAN BAKU DAN PENGGUNAANNYA

BAHAN BAKU

KEBUTUHAN
RATA-RATA PER BULAN
Harga Bahan baku/kg
SUMBER
Keong sawah
600 kg
100000
Petani sawah
Bumbu
350 kg
20000
Pedagang
Sayuran
400 kg
15000
pedagang

BAHAN PENOLONG
KEBUTUHAN
RATA-RATA PER BULAN
Harga Bahan baku/unit
SUMBER
Minyak goreng
10 kg
15000
pedagang
Minyak tanah
100 liter
7000
pedagang





4.3       KAPASITAS PRODUKSI

FASILITAS DAN MESIN PRODUKSI YANG DIMILIKI


*) tanah, bangunan, mesin dan peralatan produksi

KAPASITAS PRODUKSI RATA-RATA PER BULAN
Sebanyak 600 kg keong rebus terjual kepada konsumen

4.4       RENCANA PENGEMBANGAN PRODUKSI

STRATEGI DAN TAHAP-TAHAP RENCANA PENGEMBANGAN PRODUKSI

1.         Dengan membuat iklan,ataupun mengenalkan produk kepada publik dengan memanfaatkan media cetak ataupun media elektronik.

RENCANA PENAMBAHAN FASILITAS DAN MESIN PRODUKSI

*) tanah, bangunan, mesin dan peralatan produksi

TARGET KAPASITAS PRODUKSI RATA-RATA PER BULAN *)
Target penjualan produk setelah memperbanyak alat produksi dan fasilitas diharapkan mencapai tingkat penjualan sebanyak 1 ton atau lebih keong rebus terjual kepada konsumen.
*) setelah penambahan fasilitas dan mesin produksi

4.5       VOLUME PENJUALAN SAAT INI

VOLUME PENJUALAN SAAT INI


 

4.4       RENCANA PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN

RENCANA PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN

 

STRATEGI DAN TAHAP-TAHAP RENCANA PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN




5.         ANALISIS SUMBERDAYA MANUSIA (SDM)

5.1       ANALISIS KOMPETENSI SDM

      

KEUNGGULAN DAN KOMPETENSI SDM LAIN-LAIN

1.         Terampil
2.         Berpengalaman
3.         Pekerja tetap

5.2       ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM

JABATAN
Tingkat Pendidikan
Pengalaman (tahun)
Keterampilan Khusus
manager
Sarjan/D3/D4
2
Manajemen terampil
administrator
D3/D4
3
Mahir matematika,teliti
sales
Minimal SMA/sederajat
15
Terampil,fasih berbicara,dan berbahasa,sopan
pekerjs
Minimal SMA/sederajat
15
Spoan,rapi,rajin

5.3       RENCANA KEBUTUHAN PENGEMBANGAN SDM

JABATAN
Jumlah Kebutuhan
Tenaga yang Tersedia
Tenaga yang Harus Direkrut
manager
2

2
administrator
5
2
3
sales
25
10
15
pekerja
40
20
20


6.         RENCANA PENGEMBANGAN USAHA

6.1       RENCANA PENGEMBANGAN USAHA

    STRATEGI PEMASARAN
Memulai dari usaha kecil sampai menengah,lalu jika berjalan lancar dan terjamin maka akan dikembangkan ke usaha besar. Tentunya dengan kualitas dan fasilitas yang akan diberikan diusahakan semaksimal mungkin, dan harga yang terjangkau. Jika telah berkembang maka dilakukan pengembangan wilayah pemasaran dengan pemilihan lokasi yang strategis, ramai pengunjung, banyak peminat dengan produk yang diberikan. Lalu pembukaan cabang-cabang usaha di berbagai daerah. Untuk kegiatan promosi akan dimaksimalkan lagi terutama jika tela membuka cabang usaha di daerah lain. Contohnya berupa iklan,brosur,pemberian diskon,peningkatan fasilitas dan lain sebagainya.. Harga yang akan ditetapkan dengan memperhatikan aspek ekonomi masyarakat sekitar sebagia konsumen kita. Lalu ditetapkan dengan sedikit lebih rendah dari pesaing kita agar dapat menarik perhatian konsumen di awalnya. Walaupun dengan keuntungan yang lebih sedikit ,namun memberikan jaminan usaha kita.

    STRATEGI PRODUKSI
Dengan memulai dari usaha kecil sampai menengah,lalu jika berjalan lancar dan terjamin maka akan dikembangkan ke usaha besar. Tentunya dengan kualitas dan fasilitas yang akan diberikan diusahakan semaksimal mungkin, dan harga yang terjangkau dan penggunaan teknologi alat produksi secara baik dan maksimal.

    STRATEGI ORGANISASI DAN SDM
Untuk kegiatan organisasi diusahakan membuat tatanan kegiatan yang memberikan hasil maksimal,efektif dan efisien serta menjaga kenyamanan organisasi terutama pelanggan atau konsumen serta manajemen struktur yang baik antar pekerja ataupun semua pelaku produksi.


    STRATEGI KEUANGAN
Penyusunan strategi keuangan harus dilakukan dengan baik agar menjamin kelangsungan kegiatan produksi seperti membuat pembukuan yang jelas,aliran dana pengeluaran dan pemasukan yang jelas terperinci dan pembagian yang baik serta penyimpanan keuntungan untuk pengembangan usaha ataupun antisipasi masalah keuangan berikutnya.

6.2       TAHAP-TAHAP PENGEMBANGAN USAHA

KEGIATAN
bulan ke -
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
Pembukaan usaha
v
v










Promosi dan pengembangan usaha


v
v
v
v
v
v




Pembentukan cabang usaha








v
v
v
v



7.         ANALISIS KEUANGAN

7.1       LAPORAN KEUANGAN


LAPORAN ARUS KAS
[PT.Culiki Jadi Tengguli]
TAHUN 2013







Bulan I
Bulan II
Bulan III
A.
PENERIMAAN




Penerimaan Penjualan
198.000.000
200.000.000
208.000.000

Penerimaan Pinjaman
0
0
0






Sub Total Penerimaan
198.000.000
200.000.000
208.000.000
B.
PENGELUARAN




Pembelian Asset (Investasi)
33.000.000
33.450.000
33.700.000

Pembelian Bahan Baku
73.000.000
73.000.000
73.200.00

Pembelian Bahan Pembantu
850.000
900.000
950.000

Upah Buruh Produksi
64.000.000
64.000.000
64.000.000

Transport (Pengiriman Produk)
0
0
0

Biaya Produksi Lain-Lain
0
0
0

Gaji Pimpinan
0
0
0

Gaji Staf Administrasi dan Umum
0
0
0

Biaya Pemeliharaan
500.000
500.000
500.000

Biaya Pemasaran
100.000
100.000
100.000

Alat Tulis Kantor
100.000
100.000
100.000

Listrik, Air, Telepon
300.000
300.000
400.000

Biaya Administrasi Lain-Lain
0
0
0

Angsuran Pokok
10.000.000
10.000.000
10.000.000

Biaya Bunga
300.000
300.000
300.000

Biaya Pajak
0
0
0

Sub Total Pengeluaran
149.150.000
149.200.000
149.550.000
C.
SELISIH KAS
48.850.000
50.800.000
58.450.000
D.
SALDO KAS AWAL
0
0
0
E.
SALDO KAS AKHIR
48.850.000
50.800.000
58.450.000


1) sesuai dengan Bab 4.4 Rencana Pengembangan Produksi lihat tabel Rencana Penambahan Fasilitas dan Mesin Produksi

7.3              RENCANA ARUS KAS (CASH – FLOW)

RENCANA ARUS KAS (dalam ribuan rupiah)
[Nama Perusahaan]
UNTUK TAHUN 2013
















Bln I
Bln II
Mei-13
Jun-13
Jul-13
Agust-13
Sep-13
Okt-13
Nop-13
Des-13
Jan-14
Feb-14
A.
PENERIMAAN













Penerimaan Penjualan
198.000.000
200.000.000
200.500.000
199.800.000
200.000.000
201.000.000
201.500.000
202.000.000
202.000.000
202.500.000
202.800.000
203.000.000

Penerimaan Pinjaman
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Sub Total Penerimaan
198.000.000
200.000.000
200.500.000
199.800.000
200.000.000
201.000.000
201.500.000
202.000.000
202.000.000
202.500.000
202.800.000
203.000.000
B.
PENGELUARAN













Pembelian Asset (Investasi)
33.000.000
34.000.000
34.000.000
33.000.000
34.000.000
34.500.000
35.000.000
36.000.000
36.000.000
36.000.000
37.000.000
38.000.000

Pembelian Bahan Baku
73.000.000
73.500.000
73.500.000
73.000.0000
73.500.0000
74.000.000
74.500.000
75.000.000
75.000.000
75.000.000
76.000.000
76.500.000

Pembelian Bahan Pembantu
850.000
900.000
900.000
850.000
900.000
950.000
1.000.000
1.100.000
1.150.000
1.200.000
1.300.000
1.350.000

Upah Buruh Produksi
64.000.000
64.000.000
64.000.000
64.000.000
64.000.000
64.000.000
64.000.000
64.000.000
64.000.000
64.000.000
64.000.000
64.000.000

Transport (Pengiriman Produk)
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Biaya Produksi Lain-Lain
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Gaji Pimpinan
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Gaji Staf Administrasi dan Umum
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Biaya Pemeliharaan
500.000
500.000
500.000
500.000
500.000
500.000
500.000
500.000
500.000
500.000
500.000
500.000

Biaya Pemasaran
100.000
100.000
100.000
100.000
100.000
100.000
100.000
100.000
100.000
100.000
100.000
100.000

Alat Tulis Kantor
100.000
100.000
100.000
100.000
100.000
100.000
100.000
100.000
100.000
100.000
100.000
100.000

Listrik, Air, Telepon
300.000
300.000
300.000
300.000
300.000
300.00
400.000
400.000
350.00
400.000
350.000
400.000

Biaya Administrasi Lain-Lain
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Angsuran Pokok
10.000.000
10.000.000
10.000.000
10.000.000
10.000.000
10.000.000
10.000.000
10.000.000
0
0
0
0

Biaya Bunga
300.000
300.000
300.000
300.000
300.000
300.000
300.000
300.000
0
0
0
0

Biaya Pajak
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Sub Total Pengeluaran
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
C.
SELISIH KAS (A-B)
15.850.000
16.300.000
16.300.000
17.650.000
16.300.000
15.600.0000
15.600.000
14.500.000
24.800.000
25.200.000
23.450.000
22.050.000
D.
SALDO KAS AWAL
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
E.
SALDO KAS AKHIR (C+D)
15.850.000
16.300.00
16.300.000
17.650.000
16.300.000
15.600.000
15.600.000
14.500.000
24.800.000
25.200.000
23.450.000
22.050.000

8. RENCANA KEBUTUHAN USAHA

8.1       RENCANA KEBUTUHAN PINJAMAN

TOTAL NILAI KEBUTUHAN PINJAMAN / MODAL *)
Rp.100.000.000,00
*) sesuai dengan PENERIMAAN PINJAMAN pada tabel RENCANA ARUS KAS untuk tahun pertama Bab 8.3 Rencana Arus Kas (Cash – Flow)
TOTAL NILAI KEBUTUHAN MODAL INVESTASI *)
Rp.74.250.000,00
*) sesuai dengan Bab 8.2 Rencana Kebutuhan Investasi
TOTAL NILAI KEBUTUHAN MODAL KERJA *)
Rp.25.750.000,00
*) total nilai kebutuhan pinjaman / modal dikurangi total nilai kebutuhan modal investasi

8.2       RENCANA PENGEMBALIAN DANA PINJAMAN

JANGKA WAKTU PENGEMBALIAN *)
Empat bulan setelah tanggal pinjam
*) sesuai dengan masa berakhirnya pembayaran angsuran pokok pada tabel RENCANA ARUS KAS Bab 8.3 Rencana Arus Kas (Cash – Flow)
MASA TENGGANG PEMBAYARAN *)
Empat bulan  setelah  tanggal pinjam
*) sesuai dengan masa tenggang pembayaran angsuran pokok pada tabel RENCANA ARUS KAS Bab 8.3 Rencana Arus Kas (Cash – Flow)

8.3       AGUNAN YANG DIMILIKI

1.         Jenis Agunan


2.         Spesifikasi dan Keterangan Lain-Lain


3.         Aspek Legalitas


4.         Nilai Agunan



9.         ANALISIS DAMPAK DAN RESIKO USAHA

9.1       DAMPAK TERHADAP MASYARAKAT SEKITAR

Dampak yang timbul dengan adanya kegiatan usaha ini di sekitar aalah salah satunya saingan usaha bagi pengusaha lainnya,namun selain itu memberikan penghasilan tambahan bagi petani sawah karena keong yang selama ini ada disawahnya sekarang bernilai ekonomis dimana dapat dijadikan sebagai bahan baku usaha keong rebus ini.

9.2       DAMPAK TERHADAP LINGKUNGAN

Adapun hal yang perlu diperhatikan dalam usaha ini adalah penanggulangan limbah produk. Oleh karena itu ppperrrlu dilakukan kegiatan seperti
-           Mengumpulkan cangkang keong di dalam karung dan ditumpuk di satu tempat
-           Kemudian akan dihaluskan atau diremukkan agar mudah terurai
-           Setelah itu,maka limbah tersebut ditimbum di dalam tanah agar terurai menjadi kompos organic
-           Atau dapat digunakan sebagai bahan kerajinan tangan

9.3       ANALISIS RESIKO USAHA

Beberapa ancaman atau resiko usaha yang dihadapi yaitu
-           Adanya saingan usaha
-           Kerugian usaha
-           Tempo yang lama untuk mencapai target pembayaran dengan tingkat keuntungan yang rendah
-           Target tidak tercapai


9.4       ANTISIPASI RESIKO USAHA

Strategi untuk mengantisipasi resikousaha yaitu
-           Memaksimalkan kegiatan usaha
-           Selalu memberikan yang terbaik
-           Menjaga kenyamanan konsumen
-           Menjamin kualitas produk
-           Memberikan diskon atau kegiatan lainnya untuk menarik konsumen
-           Manajemen yang baik,jelas dn terjamin
-           Membuat jaminan usaha dengan membuat perlindungan hukum usaha

























LAMPIRAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar